Apa ke 5 Mentri ini bakal kena resufle?
“Saya benar-benar akan membersihkan mereka yang tidak mau bekerja untuk rakyat,” ujar Prabowo setelah acara peringatan Hari Lahir Ke-102 Nahdlatul Ulama (Harlah NU) di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020, dikutip dari
Mohon maaf, tetapi saya tidak dapat melihat teks yang ingin Anda parafrasing. Silakan memasukkan teks yang ingin Anda parafrasing saya.
Celios menggunakan survei berdasarkan penilaian ahli untuk melihat kinerja para menteri pemerintahan Prabowo-Gibran. Panel juri terdiri dari para jurnalis dari berbagai media yang dinilai memiliki wawasan mendalam tentang kinerja pemerintah. Indikator penilaian dalam penelitian ini adalah pencapaian program, kesesuaian rencana kebijakan dengan kebutuhan publik, kualitas kepemimpinan dan koordinasi, dan pengelolaan anggaran.
Menurut survei Celios, menteri dengan kinerja terburuk adalah Menteri HAM Natalius Pigai. Menurut hasil menelusurannya, performa Pigai mendapatkan nilai minus 113 poin, sehingga ia bahkan termasuk di lima besar dalam kategori “Menteri yang perlu di-reshuffle” dan “Menteri/Kepala Lembaga yang hampir tidak melakukan tugas.”
“Skor terendah dalam evaluasi ini dicapai oleh Natalius Pigai (Menteri HAM) dengan nilai mendekati -150. Nilai ini mengindikasikan adanya kritik yang signifikan terhadap kebijakan di bidang HAM, karena beragam kontroversi atau kurangnya terobosan yang dilakukan,” bunyi kesimpulan studi tersebut.
Pada sektor ekonomi, Budi Arie Setiadi ditonjolkan sebagai salah satu yang paling miskin pencapaian dengan skor laporan -39. Direktur Celios Bhima Yudhistira menilai kinerja Menteri Koperasi itu belum menunjukkan dampak yang signifikan, khususnya dalam pengelolaan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi rakyat.
“Budi Arie mendapatkan rapor merah karena perkembangan koperasi belum tampak jelas dari kemajuan yang dilakukan,” kata Bhima dalam Pres Conferensi: Rapor 100 hari Pemerintahan Prabowo Gibran secara daring, Selasa, 21 Januari 2025.
Kinerja sektor energi dan lingkungan hidup menjadi perhatian serius. Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, mendapatkan nilai rapor terburuk dengan skor -45. Bhima mengkritik kebijakan Raja Juli yang menyangkut isu berikut: hasil lahan hutan akan dirubah menjadi hutan tanaman energi, serta rencana peleburan energi batu bara dengan energi lainnya melalui teknologi co-firing.
Menurut Bhima, Menteri Kehutanan seharusnya menjaga konservasi hutan, bukan malah mengambil dan membagikannya dengan dalih cadangan pangan atau energi. Kebijakan seperti ini, katanya, menimbulkan konflik dengan masyarakat adat dan merusak lingkungan.
Sementara itu, Bahlil Lahadalia memperoleh laporan -25. Celios menilai Menteri ESDM dia gagal menerjemahkan komitmen Presiden Prabowo terkait transisi energi ke dalam kebijakan konkret. Bhima menyoroti diminimnya rencana teknis untuk pembubaran PLTU batubara, yang hingga kini belum memiliki kejelasan implementasi.
Terakhir, menteri dengan performa terburuk adalah Yandri Susanto. Menteri Desa dan Pengembangan Daerah Tertinggal ini mendapatkan nilai -29. Hal ini tak terlepas dari kontroversi kebijakan desa yang menyebabkan kritik tajam, ditambah lagi dugaan kepentingan yang tidak jelas yang terpancing sejak awal masa jabatannya.
?
Di sisi lain, Celios juga mengumpulkan nama-nama menteri yang mendapatkan rapor hijau. Menteri dengan skor tertinggi atau kinerja terbaik adalah Menteri Agama Nasaruddin Umar yang memperoleh nilai mendekati seratus. “Hal ini mencerminkan tingginya skor yang diterima terkait kebijakan di sektor agama,” kata Celios.
Diikuti oleh Nasaruddin, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkominfo) Meutya Hafid menduduki posisi kedua dalam peringkat kinerja menteri terbaik. Kemudian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendapatkan peringkat ketiga dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendapatkan peringkat keempat. Menteri Ketenagakerjaan Yassir mengikuti dengan menempati peringkat kelima dalam rapor.
Beberapa elemen telah mengkontribusikan pada tulisan artikel ini.
Pilihan editor:



