MARAWATALK
Berita bagus untuk Anda para pemegang emas! Setelah beberapa hari mengalami penurunan, harga emas global akhirnya pulih dan melambung lagi melewati tingkat psikologis yang signifikan.
Untuk para investor ataupun Anda yang baru berminat pada emas, ini merupakan saat yang penting untuk diawasi.
Harga Emas Global Kembali Menembus Angka US$3.200
Pada hari Kamis, tanggal 15 Mei 2025, nilai emas global pada pasar spot mengalami kenaikan sebesar 1,93% mencapai tingkat US$3.239,80 per troy ons.
Ini merupakan pemulihannya cukup berarti setelah sebelumnya pernah terjun hingga mendekati 3% pada hari Rabu lalu.
Sampai dengan Jumat pagi tanggal 16 Mei 2025 pada pukul 06:26 WIB, harga emas telah meningkat lagi secara halus sebesar 0,1%, mencapai US$3.242,77 per troy ons.
Maka, faktor apakah yang membuat harga emas menjadi mengkilap lagi?
-
1. Mata Uang USD Lemah, Logam Mulia Semakin Dilirik
Indeks dolar AS anjlok sebesar 0,14% hingga level 100,89 di hari Kamis.
Penurunan nilai dolar menyebabkan harga emas menjadi lebih terjangkau untuk para pembeli asing, mengingat bahwa emas dinilai menggunakan mata uang dollar. Hal ini secara alami mendorong peningkatan minat pada logam berharga tersebut.
-
2. Data Ekonomi AS yang Lemah
Beberapa data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa ekonomi AS sedang “batuk-batuk”. Harga produsen di AS ternyata turun tak terduga di bulan April.
Selain itu, pertumbuhan penjualan ritel juga melambat, yang memberi sinyal bahwa konsumsi mulai melemah.
Kondisi ini membuat pasar semakin yakin kalau The Fed akan memangkas suku bunga pada September 2025.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung mendorong harga emas naik, karena emas jadi lebih menarik dibandingkan aset berbunga seperti obligasi.
-
3. Kegagalan Putin Hadiri Pembicaraan Damai
Geopolitik turut mempengaruhi situasi ini. Presiden Rusia Vladimir Putin enggan menghadiri perundingan perdamaian dengan Ukraina yang akan digelar di Turki.
Dia hanya mengirim wakil tingkat dua, sedangkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berharap untuk bertemu secara langsung.
Tension ini membuat banyak investor dengan cepat berbondong-bondong memasuki aset safe haven seperti emas.
Menurut Peter Grant, Wakil Presiden dan analis senior di Zanner Metals, keadaan politik turut “mendorong” naiknya harga emas.
Saat harapan akan kedamaian mulai surut, ketakutan di kalangan pasar naik – dan emas terus menjadi tempat berlindung yang aman.
-
4. Tension dalam Perdagangan Dunia Masih Menggelayuti
Walau Amerika Serikat dan Tiongkok telah setuju untuk menghentikan penebusan bea masuk selama 90 hari, ketegangan dalam bidang perdagangan masih belum total mereda.
Investor masih hati-hati dan lebih memilih untuk melindungi portofolionya menggunakan emas.
Bagaimana Pendapatmu Tentang Kenaikan Harga Emas Ini?
Investor emas dengan jangka waktu lama bisa sedikit bersantai, sebab harganya telah dimulai untuk kembali naik.
Untuk Anda yang belum memiliki emas, peningkatan ini mungkin menandakan bahwa komoditas berharga tersebut sedang menjadi perhatian lagi di pasaran.
Namun tetap waspada, sebab volatilitasnya masih cukup tinggi. Terus pantau perkembangan berita tentang ekonomi dan geopolitik yang dapat memengaruhi nilai harganya.
Harga logam mulia global mengalami peningkatan lagi setelah sempat merosot dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh pelemahan nilai dolar Amerika Serikata, laporan ekonomi yang kurang memadai, dan situasi politik internasional yang masih tegang.
Peluang besar ini dapat menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat posisi secara singkat sampai sedang.
Namun perlu diingat, pasarnya emas sangatlah dinamis. Terus pantau trend dan data global, sertapastikan Anda membuat keputusan investasi berdasarkan informasi yang memadai. ***
